Novena VI

Jadikanlah Kami Lemah Lembut dan Rendah Hati

Inspirasi: Mat 11:25-30

Inspirasi Kitab Suci

  1. Yesus memiliki hati yang lemah lembut dan rendah hati. Keteladanan Yesus itu sungguh dihidupi oleh St Fransiskus Assisi. Bahkan, dalam salah satu doanya, beliau mengatakan bahwa kerendahan hati adalah kebajikan yang mesti
    dimiliki oleh manusia karena kebajikan itu adalah bagian dari diri manusia yang disebut sebagai saudara.
  2. “O Tuan Putri Kemiskinan yang Suci, semoga Tuhan melindungi Engkau bersama saudarimu, Kerendahan yang Suci!” (Salam kepada Keutamaan, 39)
  3. Kerendahan hati memampukan kita untuk mengenali misteri Allah dalam hidup ini. Kerendahan hati membuka gerbang mata dan batin kita untuk melihat betapa besar karya Allah bagi hidup ini. Kerendahan hati membantu kita
    untuk berpegang teguh dan terus percaya pada Allah, Sang Penyelenggara kehidupan. Kerendahan hati membuat kita mampu bersaudara dengan banyak orang dan segenap ciptaan. Ketika hati kita menjadi lembut dan rendah hati,
    kita mampu mengarahkan segala kebaikan Allah kepada segala ciptaan, membawa warta sukacita kehidupan, serta kita menjadi sumber kelemah-lembutan bagi semua karena “jiwa manusia, yang diciptakan menurut gambar Allah,
    dapat mengandung dan menghasilkan sumber mata air yang menghidupi sesama dan semesta” [Dilexit Nos 173]

NOVENA II

Tuhan yang lembut hati, ajarilah kami
untuk memiliki hati yang lemah lembut dan rendah hati.
Semoga kebajikan ini meresap dalam diri kami
dan kami mampu menjadi saksi-Mu
di tengah dunia dan membawa perdamaian
dan keutuhan ciptaan.
Demi Kristus Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

AKSI NYATA PERTOBATAN

Gerak Naik Transportasi Umum: Wujud kerendahan hati dapat kita upayakan dengan menggunakan transportasi umum untuk kita yang setiap hari menggunakan transportasi pribadi. Kita bisa berjalan kaki untuk tujuan-tujuan dekat yang bisa kita tempuh. Misi utamanya adalah bahwa kerendahan hati tampak nyata dalam pilihan dasar kita untuk bumi tercinta dan pertobatan ekologis.