Dilantik dan Siap Melayani, Ini Susunan Pengurus WKRI Pulo Gebang 2018-2021

  Berita Paroki > Berita Utama

PULO GEBANG – Regenerasi dalam sebuah organisasi adalah hal yang lumrah dan sebuah keniscayaan yang harus dipersiapkan dengan baik agar roda organisasi terus berjalan dan berkembang dari waktu ke waktu. Demikian halnya dengan Wanita Katolik Repubik Indonesia (WKRI) Cabang Santo Gabriel Pulo Gebang, sebuah ormas dalam lingkup Gereja Katolik yang ada di dalam wilayah paroki ini. Mereka, pada Sabtu 20/10/2018 silam telah mengadakan pelantikan kepengurusan baru dalam perayaan misa kudus.

Dalam homilinya di dalam misa pelantikan itu, Romo A. Setya Gunawan, Pr  menyampaikan bahwa dalam hal memegang suatu jabatan atau tugas, baik dalam gereja ataupun struktural jabatan bernegara ada nilai Ilahi yang sangat penting yang diwariskan Yesus kepada manusia, bahwasanya, “Putra manusia datang bukan untuk dilayani tapi untuk melayani.” Nilai Ilahi yang dimaksud adalah melayani.

Ucap Romo Gun, acapkali kita mendengar banyak berita yang sering membuat hati panas, berita-berita yang membuat kita dihadapkan pada nilai-nilai yang tidak sesuai dengan nilai Kristiani, yaitu perebutan kekuasaan. Kekuasaan yang seringkal disalahgunakan untuk memuaskan kepentingan diri sendiri, kekuasaan untuk ingin dilayani dan menjadi bos. Romo Gun pun berkelakar, seandainya saja dalam menampuk tugas sebagai ketua lingkungan juga terjadi perebutan kekuasaan, sayangnya tidak ada. Malah ada yang merasa dijorokin jadi ketua lingkungan, kelakar ironi ini disambut tawa umat.

“Seperti bacaan injil hari ini,” kata Romo Gun, “saat Yakobus dan Yohanes meminta kepada Yesus untuk duduk dalam kemuliaan di sisi kiri dan kananNya, yang mengundang marah kesepuluh murid lainnya. Marah karena murid yang lain juga menginginkan jabatan penting yang sama. Kekuasaan memang bisa membuat manusia saling berkelahi, tak jarang saling menyakiti.”

Yesus mengingatkan dalam injil Markus, hakikat sesungguhnya dalam kekuasaan adalah,”Kamu tahu bahwa mereka yang diakui sebagai pemerintah bangsa-bangsa bertindak sewenang-wenang atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani dan untuk memberikan-Nya menjadi tebusan bagi bayak orang.”

Dari bacaan injil tersebut Romo Gun menjabarkan hal berkuasa sebagai umat Kristiani mengandung syarat Ilahi yang tidak bisa ditawar;

  1. Menjabat berarti harus melayani , maka dalam kepengurusan gereja tidak ada sebutan bos karena pengurus harus bertidak sebagai pelayan.
  2. Mampu menahan diri, tidak mudah marah jika ada hal yang tidak berkenan
  3. Melayani dengan penuh kesabaran
  4. Pelayanan berarti merangkul umat yang walaupun secara Kristiani telah melanggar nilai-nilai gereja
  5. Senang menerima masukan, tidak baperan ketika dikritik ataupun diperbaiki.

Pada akhirnya setiap kepengurusan dalam gereja harus bisa melayani seperti Kristus cetus Romo Gun.

Maka tepat rasanya, setelah homili, Romo Gun mengucapkan selamat kepada para ibu berjas biru yang duduk rapih di barisan depan dan sejak semula mendengarkan kotbah Romo Gun dengan penuh hikmat. Ibu-ibu ini tak lain adalah wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) yang telah ditunjuk dan bersedia menjalani peran dan tanggung jawabnya sebagai penebar garam dan terang bagi keluarga, gereja dan bahkan keluarga-keluarga di masyarakat dalam kehidupan bernegara. Romo Gun menyampaikan harapannya kepada WKRI cabang Santo Gabriel, untuk dapat sungguh melayani seperti Kristus dengan nilai-nilai Ilahi yang suci.

Selaku Wanita Katolik RI Cabang Santo Gabriel Anastasia Henny Gunawan, maju ke depan untuk membacakan surat keputusan Dewan Pengurus Cabang Pulo Gebang, diikuti dengan pembacaan janji dari seluruh pengurus dan anggota Wanita Katolik RI Santo Gabriel.

Upara pelantikan ditutup dengan berkat dari Romo Gun, yang juga menyampaikan harapan dan ucapan proficiat kepada WKRI cabang Santo Gabriel, untuk dapat sungguh melayani seperti Kristus dengan nilai-nilai Ilahi yang suci.

Pengurus Wanita Katolik RI Cabang Santo Gabriel Periode 2018-2021 

Ketua 1

Anastasia Henny Gunawan

Ketua 2

Ursula Fransisca Detjewati Winardi

Ketua 3

Ch Esthi Laksmiwati

Sekretaris 
1. Ancilla Dewi Respati
2. Amelia Murtyoastuti

Bendahara
1. Yulianti
2. Stephani Akraningsih

Bidang Organisasi 
1.Esther Subaningsih
2. Sininayati Iskandar
3. E Purdiyati Sukotjo
4. Justina

Bidang Pendidikan 
1. Yani
2. Shanti
3. Lusia Danik

Bidang Kesejahteraan 
1. Lily Witjaksono
2. MM Purwanti
3. Herlina

Bidang Usaha
1. Liswati
2. Yasinta
3. Sianni

Bidang Humas
1. Rita Suryani
2. Agnes Hary
3. Christina Sinaga

Perwakilan
1. Felicia Dhibyarupi
2. Tinneke Susantijo

Selamat melayani seperti Kristus melayani untuk WKRI Cabang Santo Gabriel Pulo Gebang. Tuhan memberkati. (Penulis: Erin, Foto: GPC, Editor Ferdinand Lamak)