Misa Hari Minggu Paskah II , Pesta Kerahiman Ilahi,
11 April 2021 pukul 07:00 dan 10:00 WIB.

Disiarkan secara langsung melalui Channel Media Sosial Paroki Pulogebang :

Video akan muncul 15 menit (minimal) sebelum Misa dimulai. Jika tidak muncul mohon refresh halaman ini atau

http://youtube.com/parokipulogebang/live

Misa Hari Minggu Paskah II, Pesta Kerahiman Ilahi
Minggu, 21 Maret 2021

RITUS PEMBUKA (Umat berdiri)

LAGU PEMBUKA : "Kristus Bangkit" (PS524)

Kristus bangkit, Kristus mulia mari kita wartakan
Yang jahat dikalahkanNya, mari kita wartakan
Maut dihancurkanNya, Kristus pemenang jaya

Dalam duka ada suka, mari kita wartakan
Dalam maut ada hidup, mari kita wartakan
Salib sumber bahagia, Kristus pemenang jaya

TANDA SALIB DAN SALAM

PENGANTAR
TOBAT
MADAH KEMULIAAN

DOA PEMBUKA

LITURGI SABDA

BACAAN I (kIS 4:32-35)
MAZMUR TANGGAPAN
"Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik"

Biarlah Israel berkata, "Kekal abadi kasih setia-Nya!" Biarlah kaum Harun berkata, "Kekal abadi kasih setia-Nya!" Biarlah orang yang takwa pada Tuhan berkata, "Kekal abadi kasih setia-Nya!"

Tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan. tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan. Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan Tuhan. Tuhan telah menghajar aku dengan keras,  tetapi Ia tidak menyerahkan daku kepada maut.

BACAAN II (1 Yoh 5:1-6)

BAIT PENGANTAR INJIL
Alleluya, alleluya, alleluya

BACAAN INJIL (Yoh 20:19-31)

HOMILI (Umat duduk)
SYAHADAT PARA RASUL
DOA UMAT (Umat tetap berdiri)

LITURGI EKARISTI

Doa Persiapan Persembahan
DOA SYUKUR AGUNG
PREFASI (Umat berdiri)
KUDUS

DOA SYUKUR AGUNG (Umat berlutut / berdiri)
KOMUNI
BAPA KAMI (Umat berdiri)
DOA DAMAI
ANAK DOMBA ALLAH
PENERIMAAN KOMUNI
DOA SESUDAH KOMUNI (Umat berdiri)

DOA TAHUN REFLEKSI

Allah Bapa, Penyelenggara kehidupan, kami bersyukur karena Engkau telah menggerakkan para perintis, para martir dan mengutus banyak pribadi untuk terlibat dalam perjalanan hidup Gereja Keuskupan Agung Jakarta.

Kami sungguh mengasihi Keuskupan kami dan semakin ingin terlibat sehingga semakin menjadi berkat bagi seluruh ciptaan.

Bimbinglah kami agar mampu melihat ke dalam dan melakukan perbaikan diri, mengadakan perubahan yang diperlukan, dan mewujudkan niat-niat yang lebih baik dan lebih kokoh dalam menjalankan semua aspek kehidupan Gereja dan masyarakat.

Curahkanlah Roh Kudus-Mu, agar kami semakin mampu menjadi gembala baik dan murah hati yang dengan sukacita terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Turut menciptakan dunia yang lebih sehat dan lebih layak, terlebih selama masa pandemi. Semakin memiliki perhatian kepada mereka yang kecil, lemah, miskin, tertindas dan disabilitas. Mengikuti teladan Putera-Mu, berbuah bagi kebaikan bersama.

Santo Yosef, Pelindung Gereja Semesta, doakanlah kami;

Bunda Maria, Bunda Umat Berhikmat, Bunda Segala Suku, doakanlah kami. Amin.

Salam Maria (1x)

RITUS PENUTUP

BERKAT (Umat berdiri)

PENGUTUSAN

PERARAKAN KELUAR

Nyanyian Pengutusan: “Yesus diutus Bapa“ (PS691)

Ulangan:
Yesus diutus Bapa disurga, kini tugasku jadi utusan
Bapa mengutus Yesus sang Putra, membawa slamat bagi dunia
Kita diutus Yesus sang Guru, bawalah damai pada sesama

Tiada amal tanpa berkurban, tiada karya tanpa derita
Salib dipanggul, kurban ditanggung, itulah hidup utusan Tuhan

Mars tahun Refleksi

Komentator:
Umat yang akan meninggalkan gereja dimohon dengan tertib keluar satu persatu dan mengikuti arahan petugas.

Pengumuman Rencana Pernikahan

    Pengumuman

    Doa Tahun Refleksi

    Allah Bapa, Penyelenggara kehidupan, kami bersyukur karena Engkau telah menggerakkan para perintis, para martir dan mengutus banyak pribadi untuk terlibat dalam perjalanan hidup Gereja Keuskupan Agung Jakarta.

    Kami sungguh mengasihi Keuskupan kami dan semakin ingin terlibat sehingga semakin menjadi berkat bagi seluruh ciptaan.
    Bimbinglah kami agar mampu melihat ke dalam dan melakukan perbaikan diri, mengadakan perubahan yang diperlukan, dan mewujudkan niat-niat yang lebih baik dan lebih kokoh dalam menjalankan semua aspek kehidupan Gereja dan masyarakat.

    Curahkanlah Roh Kudus-Mu, agar kami semakin mampu menjadi gembala baik dan murah hati yang dengan sukacita terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Turut menciptakan dunia yang lebih sehat dan lebih layak, terlebih selama masa pandemi. Semakin memiliki perhatian kepada mereka yang kecil, lemah, miskin, tertindas dan disabilitas. Mengikuti teladan Putera-Mu, berbuah bagi kebaikan bersama.

    Santo Yosef, Pelindung Gereja Semesta, doakanlah kami; Bunda Maria, Bunda Umat Berhikmat, Bunda Segala Suku, doakanlah kami. Amin.

    Salam Maria (1x)

    Jadwal Misa Online

     

    Panduan ikut Misa Online

    1. Mempersiapkan diri anda sebaik-baiknya. Bersih, rapi dan berpakaian pantas sekalipun tidak harus formal. Persiapkan juga batin anda, seperti layaknya mengikuti Misa di Gereja.
    2. Plihlah lokasi yang baik. Jika bersama anggota keluarga yang lain, bisa di ruang tamu atau ruang keluarga. Jika dilakukan secara pribadi, carilah tempat yng tidak mudah terganggu oleh orang lain (misalnya di ruang doa atau kamar tidur yang memiliki meja dan kursi). Pastikan sinyal wifi lancar.
    3. Ikuti Perayaan Ekaristi secara penuh. Jangan sepotong-potong. Fokus. Tinggalkanlah urusan yang lain dan tidak menerima telpon.
    4. Sebelum mengikuti tayangan Misa via Online, ambilah waktu persiapan dengan berdoa secara pribadi.
    5. Silahkan duduk sepanjang Misa. Tidak perlu berdiri atau berlutut. Sangat baik jika di depan tempat duduk anda, terdapat meja yang dilengkapi dengan Salib dan lilin menyala.
    6. Ikutilah Misa dengan sungguh-sungguh secara penuh. Sebagaimana Misa di Gereja, buatlah tanda Salib pada awal dan akhir Misa. Berpartisipasilah secara penuh dengan menjawab bagian umat meskipun tidak harus diucapkan.
    7. berdoalah secara pribadi pada saat Penerimaan Komuni. Silahkan berdoa “Doa Komuni Batin”.

    Doa Komuni Batin

    YESUSKU,
    aku percaya bahwa Engkau hadir dalam Sakramen Mahakudus.
    Aku mengasihi-Mu melebihi segala sesuatu,
    dan aku merindukan Engkau dalam seluruh jiwaku.

    Karena aku tidak dapat menerima-Mu secara sakramental saat ini,
    maka datanglah ya Tuhan
    sekurang-kurangnya secara rohani dalam hatiku,
    meskipun Engkau selalu telah datang.

    Aku memeluk-Mu
    dan ingin mempersatukan seluruh diriku seutuhnya dengan-Mu,
    dan jangan ijinkan aku terpisah dari-Mu.

    Amin.

    Doa Komuni Batin merupakan keinginan mendalam untuk bersatu dengan Yesus Kristus dalam Ekaristi Kudus sebagai tanggapan akan keinginan Tuhan sendiri atas persatuan tersebut.
    Sederhananya, doa ini dapat menggantikan komuni (yang diterima dalam Ekaristi) pada situasi-situasi yang amat sangat mendesak.

    sumber : Katolik Media
    Gerald O'Collins, SJ & Edward G. Farrugia, SJ (1996).
    Kamus Teologi (edisi ke-2006, Cetakan ke-9).
    Kanisius. hlm. 149. ISBN 979-497-524-9