Misa Hari Minggu Paskah VII dan Novena Roh Kudus hari ke-2, 28 Mei 2022 pukul 17:00 WIB.

Disiarkan secara langsung melalui Channel Media Sosial Paroki Pulogebang :

Video akan muncul 15 menit (minimal) sebelum Misa dimulai. Jika tidak muncul mohon refresh halaman ini atau

http://youtube.com/parokipulogebang/live

Minggu Paskah VII
Novena Roh Kudus Hari ke-2

Sabtu 28  Mei 2022
ROH KUDUS MEMAMPUKAN KITA UNTUK
MENERIMA PARA DIFABEL

RITUS PEMBUKA

Nyanyian Pembuka: DI DALAM KRISTUS BERTEMU ( PS 618 )
Di dalam Kristus bertemu seluruh dunia
Terpadu umat Penebus di dalam kasihNya.

Semua hati terlebur di dalam tubuhNya
Berkarya akrab dan tekun di pelayananNya.

Bergandeng tanganlah erat apa pun bangsamu
Pengabdi Bapa yang kudus, tentulah kawanku.

Di dalam Kristus bertemu seluruh dunia
Cerminan kasih Penebus umatNya yang esa.

TANDA SALIB DAN SALAM

PENGANTAR
TOBAT
TUHAN KASIHANILAH KAMI ( PS 355)
KEMULIAAN ( PS 356 )

DOA KOLEKTA

I. Ya Allah, meskipun Putra-Mu telah bersatu dengan Dikau di surga, kami percaya bahwa Ia senantiasa menyertai dan mendoakan kami. Kami mohon berkatilah kami agar dapat selalu bersatu sebagai umat-Mu dan memuliakan nama-Mu. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu yang hidup dan berkuasa Bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin

LITURGI SABDA

BACAAN I ( Kis. 7:55-60)

MAZMUR TANGGAPAN
Tuhan adalah raja, Ia Maha Tinggi di atas seluruh bumi

1. Tuhan adalah Raja!
Biarlah bumi bersorak-sorai,
biarlah banyak pulau bersukacita!
Keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.

2. Langit memberitakan keadilan-Nya
dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.
Segala dewata sujud menyembah Allah.

BACAAN II (Why 22: 12-14, 16-17, 20)

BAIT PENGANTAR INJIL
Alleluya, Alleluya, Alleluya

BACAAN INJIL (Yoh. 17: 20-26)

HOMILI
INSPIRASI RENUNGAN
Dalam bacaan pertama, berkisah tentang Stefanus. Taat sampai akhir adalah kerinduan Allah kepada setiap orang yang percaya pada-Nya. Namun adakalanya manusia mengabaikan ketaatan kepada Allah saat mereka dihadapkan pada tantangan atau konsekuensi yang berat.

Ketaatan memang harus diperjuangkan setiap hari dalam kehidupan. Hal itu dapat dilihat dalam pengalaman hidup Stefanus. Stefanus, warga jemaat ‘biasa’ telah bersaksi secara ‘luar biasa’ karena ia "penuh dengan kasih karunia dan kuasa" Allah. Stefanus bersaksi sampai ia mati, seperti yang dialami oleh Yesus sendiri.

Sampai hari ini, Allah tetap membutuh orang-orang biasa yang bersedia dipakai secara luar biasa bagi misi-Nya di dunia ini.

Refleksi Pribadi
- Apakah aku sungguh menerima kehadiran sesama yang difabel dan berkebutuhan khusus di dalam keluarga, komunitas, lingkungan dan masyarakat?
- Ada berapa banyak difabel dan sesama yang berkebutuhan khusus di sekelilingku ?
- Apakah aku tergerak untuk mengetahui keberadaan para difabel dan yang berkebutuhan khusus di sekitarku?

SYAHADAT PARA RASUL (Umat berdiri)
DOA UMAT

I : Kasih Allah sempurna adanya, karena itu kita berani meminta kepada Yesus untuk terus memberikan anugerah dan berkat-Nya bagi kita untuk bersatu melalui doa kepada-Nya :

L : Umat menjawab : “ Utuslah Roh Kudus-Mu, ya Tuhan”

L : Bagi Bapa Paus, para Uskup, para Imam dan biarawan-biarawati Semoga mereka semua terus dijaga dan dimampukan untuk taat dalam menjalankan kehendak Bapa sebagai teladan bagi kita. Marilah kita mohon :

U : Utuslah Roh Kudus-Mu, ya Tuhan

L : Bagi bangsa-bangsa di dunia
Semoga semua bangsa di dunia ini rukun bersatu, mampu setia dan berjuang dalam kehidupan bersama. Marilah kita mohon :

U : Utuslah Roh Kudus-Mu, ya Tuhan

L : Bagi kita semua
Semoga kita menerima keberadaan para difabel dan yang berkebutuhan khusus dengan hati yang tulus dan memberi kekuatan kepada mereka di dalam Yesus Kristus.
Marilah kita mohon :

U : Utuslah Roh Kudus-Mu, ya Tuhan

I : Ya Allah, tumbuhkanlah selalu kasih pada umat-Mu dan seluruh umat manusia supaya dapat memiliki semangat untuk saling menerima dan mengasihi satu sama lain sehingga mengarahkan kami kepada cinta kasih-Mu yang sejati di dalam Yesus, Putera-Mu. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami.

U : Amin

LITURGI EKARISTI

A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN

JADILAH MEREKA SATU ( PS 617 )

Ulangan:
Jadilah mereka satu bagaikan Engkau dan Aku, ya Bapa;
s'moga satu dalam Kita, agar dunia mengimani-Ku.

Ayat:
Bapa yang kudus, jagalah mereka hidup di dalam namaMu,
nama yang t'lah Kauberikan supaya dikasihi mereka.

Di saat Aku bersama mereka, kabar suka-Mu kusebar
supaya sukacita-Ku secara penuh mereka kenyam.
S'moga mereka mengimani Dikau, mengenal firman kasihMu,
supaya kuat dan teguh di dunia yang tak henti membenci.

DOA ATAS PERSEMBAHAN

B. DOA SYUKUR AGUNG

PREFASI
KUDUS (394 )
DOA SYUKUR AGUNG

C. KOMUNI
BAPA KAMI
DOA DAMAI
ANAK DOMBA ALLAH (415 )
PENERIMAAN KOMUNI

TUHAN KAU SATUKAN KAMI ( PS 428)

Ulangan:
Tuhan, Kausatukan kami dalam perjamuan-Mu.
Dengan makan roti ini kami pun bersaudaralah.

Ayat:
Pesta Kauselenggarakan, Kausebarkan undangan.
Yang serta dalam perjamuan akan hidup kekal
bagai yang Engkau janjikan pada para rasul-Mu.
Dan kami percaya tulus hati Dikau tak ingkar janji.

Kala Kauserahkan roti pada para murid-Mu,
Engkau nyatakan penuh cinta: T'rimalah hidup-Ku.
Itulah tanda cinta-Mu bagi kami umat-Mu.
Kini kami satu dengan Dikau 'kan mengabdi saudara.

Maka kini sabda bahagia akan kami wartakan
bagi orang yang sengsara, bagi hati yang hampa
dan kepada yang putus asa, orang miskin dan papa,
agar nanti seluruh bangsa satu di dalam RohMu

DOA SESUDAH KOMUNI

Doa Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus

Datanglah, ya Roh Hikmat ,
turunlah atas diri kami,
ajarlah kami menjadi orang bijak terutama agar kami dapat menghargai, mencintai dan mengutamakan cita-cita surgawi;
dan semoga kami Kau lepaskan dari belenggu dosa dunia ini.

Datanglah, ya Roh Pengertian,
turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus,
Sang Putera dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari.

Datanglah, ya Roh Nasihat,
dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini;
semoga kami melakukan yang baik dan menjauhi yang jahat.

Datanglah, ya Roh Keperkasaan,
kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita.
Semoga kami Kau kuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami.

Datanglah, ya Roh Pengenalan akan Allah ,
ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja.
Bimbinglah kami agar tidak terbuai oleh kemegahan dunia.
Bimbinglah kami agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemuliaan-Mu.

Datanglah, ya Roh Kesalehan ,
bimbinglah kami untuk terus berbakti kepada-Mu.
Ajarilah kami menjadi orang yang tahu berterimakasih atas segala kebaikan-Mu;
dan berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami.

Datanglah, ya Roh Takut akan Allah ,
ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepada-Mu di mana pun kami berada;
tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu.
Amin

Umat dipersilahkan duduk untuk mendengarkan pengumuman:

RITUS PENUTUP

PENGUMUMAN
BERKAT
PENGUTUSAN
PERARAKAN KELUAR

Nyanyian Pengutusan:

ALANGKAH BAHAGIANYA ( PS 691 )

Alangkah bahagianya hidup rukun dan damai
di dalam persaudaraan bagai minyak yg harum
Alangkah bahagianya hidup rukun dan damai

Ibarat embun yg segar pada pagi yg cerah
laksana anggur yg lezat kan pemuas dahaga
Alangkah bahagianya hidup rukun dan damai

Begitulah berkat Tuhan dengan berlimpah ruah
turun ke atas mereka kini dan selamanya
Alangkah bahagianya hidup rukun dan damai

BUNDA PENOLONG ABADI
Pada wajahMu yang suci.
Matamu nampak bening sejuk lembut
Kau pandang para abdi mu berdoa
Oh Bunda Penolong Abadi

Bukanlah kepada-Mu Oh Bunda
Pandanglah penuh cinta-nya tertuju
Salib dan tombak bengis dilihatnya
Oh Bunda Penolong Abadi

Pengumuman Rencana Pernikahan

    Pengumuman

    Panduan ikut Misa Online

    1. Mempersiapkan diri anda sebaik-baiknya. Bersih, rapi dan berpakaian pantas sekalipun tidak harus formal. Persiapkan juga batin anda, seperti layaknya mengikuti Misa di Gereja.
    2. Plihlah lokasi yang baik. Jika bersama anggota keluarga yang lain, bisa di ruang tamu atau ruang keluarga. Jika dilakukan secara pribadi, carilah tempat yng tidak mudah terganggu oleh orang lain (misalnya di ruang doa atau kamar tidur yang memiliki meja dan kursi). Pastikan sinyal wifi lancar.
    3. Ikuti Perayaan Ekaristi secara penuh. Jangan sepotong-potong. Fokus. Tinggalkanlah urusan yang lain dan tidak menerima telpon.
    4. Sebelum mengikuti tayangan Misa via Online, ambilah waktu persiapan dengan berdoa secara pribadi.
    5. Silahkan duduk sepanjang Misa. Tidak perlu berdiri atau berlutut. Sangat baik jika di depan tempat duduk anda, terdapat meja yang dilengkapi dengan Salib dan lilin menyala.
    6. Ikutilah Misa dengan sungguh-sungguh secara penuh. Sebagaimana Misa di Gereja, buatlah tanda Salib pada awal dan akhir Misa. Berpartisipasilah secara penuh dengan menjawab bagian umat meskipun tidak harus diucapkan.
    7. berdoalah secara pribadi pada saat Penerimaan Komuni. Silahkan berdoa “Doa Komuni Batin”.

    Doa Komuni Batin

    YESUSKU,
    aku percaya bahwa Engkau hadir dalam Sakramen Mahakudus.
    Aku mengasihi-Mu melebihi segala sesuatu,
    dan aku merindukan Engkau dalam seluruh jiwaku.

    Karena aku tidak dapat menerima-Mu secara sakramental saat ini,
    maka datanglah ya Tuhan
    sekurang-kurangnya secara rohani dalam hatiku,
    meskipun Engkau selalu telah datang.

    Aku memeluk-Mu
    dan ingin mempersatukan seluruh diriku seutuhnya dengan-Mu,
    dan jangan ijinkan aku terpisah dari-Mu.

    Amin.

    Doa Komuni Batin merupakan keinginan mendalam untuk bersatu dengan Yesus Kristus dalam Ekaristi Kudus sebagai tanggapan akan keinginan Tuhan sendiri atas persatuan tersebut.
    Sederhananya, doa ini dapat menggantikan komuni (yang diterima dalam Ekaristi) pada situasi-situasi yang amat sangat mendesak.

    sumber : Katolik Media
    Gerald O'Collins, SJ & Edward G. Farrugia, SJ (1996).
    Kamus Teologi (edisi ke-2006, Cetakan ke-9).
    Kanisius. hlm. 149. ISBN 979-497-524-9

    Bina Iman

    Bina Iman Anak

    Bina Iman Remaja