Misa Minggu, 21 Agustus 2022 pukul 09.00 di Gereja Santo Gabriel Pulo Gebang menjadi hari yang istimewa dan penuh haru. Istimewa, karena misa dilaksanakan secara konselebrasi 4 Romo yaitu Romo Aloysius Susilo Wijoyo, Pr dan Romo Alphonsus Setya Gunawan, Pr dari Paroki Pulo Gebang serta Romo Michael Wisnu Agung Pribadi, Pr dan Romo Albertus Monang Rianto Sidabutar, Pr dari Paroki Kosambi Baru. Haru, karena per tanggal 15 Agustus 2022, Romo Susilo berpindah tugas perutusan ke Gereja St Nikodemus, Paroki Ciputat dan digantikan oleh Romo Michael yang sebelumnya bertugas di Gereja St Matias Rasul, Paroki Kosambi Baru.

para pelayan misa pisah sambut

Dalam homilinya, Romo Susilo yang rajin mencipta lagu ini, sudah menjalani perutusan di Paroki Pulo Gebang selama lima tahun (sejak 27 Agustus 2017) mengucapkan terimakasihnya. “Terimakasih atas kebersamaan dan kerjasama dalam melayani selama ini. Mohon maaf jika ada kesalahan atas keterbatasan dan kelemahan saya. Jika ada sesuatu yang baik, itu dari Tuhan. Jika ada sesuatu yang tidak baik, itu dari saya. Akhirnya mari kita saling mendoakan,” katanya.

Romo yang suka membuat pantun ini, mengungkapkan bahwa tugas perutusannya ke Paroki Ciputat adalah yang ke-7. “Semoga 7annya lebih jelas, lalu dalam bahasa jawa 7 adalah “pitu” yang artinya pitulungan atau akan mendapatkan pertolongan dari Tuhan dan Bunda Maria, Santo Gabriel dan Santo Nikodemus,” tegasnya.

Sekretaris DPH membacakan SK perutusan baru Romo Susilo

Selain umat yang memadati gereja dan balkon, hadir pula para Dewan Paroki Harian (DPH) Paroki Pulo Gebang yang lama dan baru serta perwakilan DPH Paroki Kosambi Baru.

Paduan Suara St Petrus

Mengiringi perpisahan dengan Romo Susilo selama misa, paduan suara St Petrus menyanyikan lagu-lagu ciptaan Romo Susilo, diantaranya: Mars Santo Gabriel, Kami Datang ya Tuhan, Terimalah Persembahan Kami, Bapa Kami, Betapa Indahnya, Akulah Roti Hidup dan Kita Diutus.

Orang Muda Katolik Paroki Pulo Gebang juga memberikan kenangan dengan menyanyikan doa umat untuk Romo Susilo.

OMK Parori memberi kenang-kenangan dengan bernyanyi

Dalam kesempatan ini diputarkan juga video Napak Tilas Romo Joy (Romo Susilo), yang telah memberi kenangan untuk umat Paroki Pulo Gebang berupa Ruang Adorasi, Sacrarium, Patung St Gabriel dan renovasi Taman Jalan Salib.

Beberapa umat juga memberikan kesan terhadap pelayanan dan karya yang diberikan Romo Susilo melalui tayangan video yang dibuat komsos paroki. Pada umumnya mereka sangat terkesan dengan pelayanan murah hati yang sudah ditunjukkan oleh Romo Susilo.

Kumpulan Pantun saat Misa dari Romo Susilo

Romo Susilo saat menyampaikan pantun

Pantun menyambut Romo Michael menjalani perutusan di Paroki Pulo Gebang “Jalan-jalan ke Pasar Jatiasih, jangan lupa membeli kembang. Romo Michael yang terkasih, selamat datang di Pulo Gebang”

Pantun untuk rekan satu kamar yakni Romo Gunawan “Jalan-jalan ke Pasar Cikini, jangan lupa membeli ketan. Romo Gun yang rajin melayani, jangan lupa jaga kesehatan”

Pantun untuk Romo Monang/Almo “Jalan ke pantai beli kelapa muda, airnya diminum segar rasanya. Romo Almo yang masih muda, jadilah imam untuk selamanya”

Pantun untuk Frater Ar “Jalan-jalan ke Pasar Kota, jangan lupa membeli pepaya. Frater Ar yang tercinta, tetap setia jadi Imam, ya”

Pantun untuk umat paroki “Jalan-jalan di kebun melati, terasa segar dan menyenangkan. Umat Pulo Gebang yang baik hati, mari kita saling mendoakan”

“Ke Tanah Abang beli celana ketat, ke Jatinegara beli kura-kura. Dari Pulo Gebang ke Ciputat, tetap mewartakan kabar gembira”

Foto para Romo dengan DPH Paroki Pulo Gebang

Terima kasih kepada Romo Susilo yang dengan tulus hati telah menggembalakan umat Paroki Pulo Gebang. Selamat bertugas di tempat perutusan yang baru. Tuhan memberkati.

(DenyKus /dok.komsos paroki pulogebang)