Angels and Demons

  Berita > Berita Paroki > Berita Utama

Sabtu, tanggal 15 September 2018, aula GKP lantai 3 dari pagi hari sudah ramai sekali. Tidak seperti biasanya. Ya, pada hari itu akan diadakan seminar yang konon akan diikuti oleh peserta lumayan banyak. Sejak pukul 07.00 para peserta seminar sudah mulai berdatangan untuk melakukan registrasi dan menukarkan tiket seminar dengan snack serta kupon makan siang. Masing-masing lalu memilih tempat duduk.

Hari itu Seksi Kerasulan Keluarga & Legio Mariae St Gabriel menyelenggarakan seminar dengan tema Angels & Demons yang menampilkan pembicara Pastor Robby Wowor, OFM. Malaikat dan iblis, tema yang terdengar mistis dan angker itu, rupanya membuat orang penasaran dan ingin tahu banget, apa yang akan dibicarakan oleh Pastor Robby. Asal tahu saja, pastor yang satu ini memang sudah dikenal pakar dalam tema-tema seperti ini, sehingga tidak heran kalau peserta yang ikut seminar ini sampai berjumlah 251 orang. Bahkan, tidak semuanya umat paroki St Gabriel karena ada juga yang berasal dari paroki lain seperti Bonaventura, Trinitas, Cilangkap dan Kedoya. Luar biasa!

Tepat pukul 8.30 acara dimulai, diawali dengan menyanyikan dua lagu pujian Hatiku Penuh Nyanyian serta Terima Kasih Tuhan oleh Team PDKK. Setelah itu, doa pembukaan dibawakan oleh Fransiskus Tan, Ketua Seksi Pelatihan dan Kaderisasi. Berikutnya, Ketua Panitia Hermanto membawakan kata sambutan diikuti sambutan dari Romo A. Susilo Wijoyo, Pr. Dalam sambutannya, Romo Susilo menyampaikan apresiasinya kepada Pastor Robby yang bersedia datang untuk menjadi pembicara di seminar itu. Juga kepada panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini serta bisa mendatangkan peserta yang begitu banyak bahkan sampai dari luar paroki.

Pukul 09.10 Pastor Robby memulai seminar dengan menjelaskan latar belakang tema seminar sebagai pembicaraan yang tidak pernah berakhir. Karena, selama  didunia ini masih ada yang namanya penderitaan serta kejahatan  di satu sisi dan sukacita serta kebaikan di sisi yang lain, maka tema ini tetap menjadi suatu pembicaraan yang tidak pernah selesai.

“Orang selalu bertanya, kejadian ini dan kejadian itu darimana datangnya? Ada orang yang begitu baik dan ada orang yang begitu jahatnya, kenapa dan darimana? Maka kita sebagai orang beriman, harus mencari hingga ke akar yang paling dalam dan didalam kitab suci tertulis, ketika Allah menciptakan dunia ini dan segala isinya, selalu diakhiri dengan satu kata: baik adanya!”

Namun pertanyaannya, mengapa manusia masih juga mengalami hal yang tidak baik? Ketika seseorang mengalami kekecewaan, keadaannya tidak baik. Ketika orang sakit dan menderita, apalagi menderita yang berkepanjangan, ini pun merupakan keadaan yang tidak baik. Saat orang mengalami kekejaman didalam suatu perang, itu juga bukan sesuatu yang baik. Nah, mengapa ada yang tidak baik didunia ini?

Pastor Robby pun menjelaskan, Kitab Suci didalam Kitab Kejadian memperlihatkan disatu pihak Allah menciptakan segala sesuatu baik adanya,  tetapi ada pihak yang menyusup dan mengacaukan rencana Allah itu. Dikatakan, Iblis yang masuk kedalam ular dan menggoda manusia sehingga Adam dan Hawa yang baik adanya itu jatuh kedalam dosa. Sejak manusia mengenal yang namanya dosa, maka penderitaan demi penderitaan masuk kedalam dunia ini. Walaupun nanti pada waktunya, Yesus akan memperlihatkan lewat hidupNya sendiri bahwa penderitaan tidak semata-mata negatif tetapi bisa saja di balik penderitaan itu ada nilai positif.

“Sering kali kita mengatakan, bagaimana bisa seseorang yang menderita dapat menghibur orang lain yang sedang menderita juga. Pada kenyataannya, ketika seseorang memberikan motivasi  kepada orang lain, maka sesungguhnya dia dapat atau dia sanggup untuk memberikan sesuatu yang positif bagi orang lain. Ada dua unsur yang akan kita lihat, ada penderitaan dan ada kebahagiaan. Seluruh isi Alkitab dari Kitab Kejadian sampai dengan Kitab Wahyu, senantiasa berbicara tentang dua unsur yaitu kebaikan dan kejahatan. Kebaikan itu berasal dari Allah, sementara kejahatan itu berasal dari kuasa gelap yang sering kali kita kenal dengan namanya kuasa iblis.”

Mengutip Pastor Robby, Allah menciptakan segala sesuatu, berarti Allah memang tidak tercipta, Allah ada sejak dahulu sampai selama-lamanya, tidak berawal dan tidak berakhir, Alfa dan Omega. Lalu siapa yang menciptakan iblis itu? Kalau Allah menciptakan segala sesuatu berarti, Ia juga yang menciptakan iblis. Namun jika Allah tahu bahwa iblis akan membuat penderitaan bagi manusia, mengapa iblis diciptakan? Ini pertanyaan yang tidak pernah selesai dan bertahun-tahun banyak ditanyakan oleh umat.

Tema seminar diambil oleh Pastor Robby dari judul sebuah buku karangan seorang novelis terkenal yaitu Dan Brown. Dan Brown pada tahun 2000 menulis Angels and Demons dan pada 2003 menyusul Da Vinci Code. Judul Angels and Demons ini terbukti menarik dan selalu menarik banyak peserta setiap diadakan di paroki-paroki.

Dalam Credo para rasul, dikatakan : “Yang menciptakan segala sesuatu, baik yang kelihatan maupun tidak kelihatan”…yang kelihatan, jelas bisa dilihat karena mempunyai raga dan bentuk. Misalnya manusia, gunung, sungai dan sebagainya. Namun yang tidak kelihatan, apakah itu? Seperti apa bentuknya? Apa atau siapakah yang dimaksud dalam credo itu? Yang tidak kelihatan adalah sesuatu yang bentuknya roh atau spirit. Tujuan Allah menciptakan roh tersebut adalah untuk membantu relasi manusia dengan Allah dan sebaliknya khususnya didalam komunikasi antara Allah dan manusia. Pasalnya, sejak manusia jatuh kedalam dosa, relasi Allah dan manusia menjadi tergangg. Jika tadinya ditaman Firdaus, Allah bisa bercakap-cakap dengan manusia seperti dengan teman, namun sejak manusia keluar dari taman Firdaus, komunikasi Allah dan manusia menjadi terbatas. Oleh karena itu, Allah membutuhkan suatu mediator. Hanya Roh Kudus yang tidak diciptakan oleh Allah karena dia sudah bersama-sama dengan Allah dari semula.

Pembicaraan mengenai hal yang tidak kelihatan ini yaitu tentang Malaikat dan Iblis ini dibagi menjadi dua sesi oleh Pastor Robby.

 SESI 1: ANGELS ( MALAIKAT )

Roh yang diciptakan oleh Allah, sama seperti segala sesuatu yang diciptakan, dibagian akhir selalu dikatakan baik adanya. Malaikat  yang diciptakan oleh Allah itu baik adanya dan untuk kebaikan semata-mata. Ketiga malaikat utama semuanya diberi nama dengan berakhiran EL…EL itu berasal dari kata Elohim artinya Allah. Jadi akhiran itu ada pada ketiga malaikat utama yaitu: Gabriel, Mikael dan Rafael.  Gabriel adalah kabar baik dari Allah, dia semacam corong untuk menyampaikan dan membawa kabar baik dari Allah. Mikael adalah Allah yang dasyat, Allah yang kuat, dalam menghadapi kuasa-kuasa kegelapan. Rafael adalah  utusan Allah yang membawa perlindungan, Allah yang selalu menyertai perjalanan hidup manusia agar tidak tersesat dan Allah yang menyembuhkan penyakit. Ketiga malaikat utama tersebut dengan pasukannya adalah penangkal-penangkal terhadap semua kuasa-kuasa yang mendatangkan penderitaan terhadap umat manusia.

Bagi orang Yahudi dalam perjanjian lama, malaikat mempunyai hirarkinya, ada strukturnya, dan yang paling tinggi adalah sepasang malaikat yaitu Kerubim dan Serafim. Kerubin dan Serafin mempunyai 6 sayap dan selalu berada di kiri dan kanan Allah sebagai pengawal pribadi Allah karena selalu menyertai Allah kemanapun. 6 sayap melambangkan apa yang mereka lakukan. 2 sayap ke atas melambangkan mereka menyembah Allah. 2 sayap terbentang di kiri kanan melambangkan siap diutus kemanapun juga oleh Allah. 2 sayap tertutup kebawah melambangkan sikap merendahkan diri dihadapan Allah. Kedua malaikat ini bisa ditemukan diatas tutup tabut perjanjian.

Yesus dalam perjanjian baru  juga berbicara tentang malaikat-malaikat dalam kehidupanNya, contohnya Malaikat yang berseru di padang gembala memberitakan kelahiranNya, juga pernah mengatakan tentang adanya malaikat pelindung bagi setiap orang, dalam matius 18:10 … “kamu jangan menyesatkan anak ini karena setiap orang ada malaikat pelindungnya”.    Fungsi malaikat pelindung bagi kita adalah memandang wajah Allah disurga agar dapat membantu kita untuk menjalankan misi Allah yang diberikan kepada kita masing-masing. Malaikat pelindung mendampingi kita dan berbisik kepada kita lewat pikiran kita , hati kita dalam setiap mengambil keputusan. Kita harus peka terhadap bisikan tersebut.

Ada berapa banyak malaikat didunia ini? Mereka ada sebanyak jumlah manusia yang ada karena setiap orang punya malaikat pelindungnya sendiri. Tiga malaikat utama tidak sejajar kedudukannya dengan setan-setan itu karena setan-setan itu juga punya kuasa yang hebat, jadi tidak semua bisa dikalahkan oleh ketiga malaikat utama sehingga walaupun kita berdoa mohon pertolongan  kepada Gabriel, Mikael dan Rafael, kita tetap jatuh kedalam dosa. Malaikat itu roh, tapi dalam suatu misi tertentu, Allah mengijinkan mereka memakai sosok manusia, dan malaikat tidak ada gendernya.

Sesi pertama berakhir pada pukul 10.27 dan diberi waktu break selama 10 menit, peserta diberi kesempatan untuk ke toilet, atau berkunjung ke stand penjualan buku-buku dan benda rohani disisi kanan aula yang dibawa dan dilayani oleh team CTSI dimana Pastor Robby sebagai komisarisnya.

SESI 2: DEMONS ( IBLIS )

Sesi kedua dimulai pada pukul 10.38 dibuka dengan lagu pujian Dalam Nama Yesus. Oleh team PDKK.

Seperti manusia, malaikat juga punya keinginan bebas, yaitu untuk setia kepada Allah dengan tugasnya atau memberontak terhadap rencana Allah. Yang memberontak di usir dari surga dan dibuang ke dunia, mereka tidak akan pernah bertobat dan selalu menuntut Allah tidak bijaksana, karena menciptakan manusia serupa dengan Allah, mereka iri hati terhadap manusia. Ketika Yesus dicobai di padang gurun, seluruh dunia ada dalam pengaruh kekuasaan iblis, iblis tidak berkuasa disurga tapi berkuasa didunia karena iri hati. Karena itu iblis  selalu berusaha memisahkan manusia dari Allah, dan selalu berusaha menjauhkan manusia dari Allah dan godaan iblis begitu hebatnya sehingga manusia tidak sadar didalam cara berpikir yang keliru dan menjauh dari Allah karena bisikan-bisikan iblis.

Paham-paham komunis, Hitler membenci orang Yahudi, penindasan-penindasan dan sejenisnya, semua ini asalnya dari mana? Siapa yang merencanakan? Jawabannya adalah pekerjaan Iblis, karena manusia diciptakan segambar dengan Allah membuat iblis iri hati, segambar dengan Allah artinya sifat-sifat Allah ada pada manusia, seperti kebaikan, sebagai pencipta sesuatu (menciptakan obat, mesin dsb), banyak  kesamaannya dengan Allah, sehingga dengan segala cara iblis menggoda manusia agar jatuh kedalam dosa dan mempunyai sifat yang berlainan dengan Allah, seperti menjadi jahat, putus asa, menjauhi Allah dan tidak percaya kepada Allah karena Iblis juga bisa menyembuhkan dan memberikan kemudahan-kemudahan yang lama-lama membuat manusia jauh dari Allah. Selama didunia ini, selalu ada dua kutub yang begitu dekat dengan manusia yaitu : 1. Malaikat pelindung yang selalu membisiki manusia agar tetap selalu berada di jalan Tuhan. 2. Iblis yang dengan berbagai caranya sendiri yang terus berusaha menjauhkan manusia dari Tuhan.

Iblis hanya punya satu tujuan yaitu agar manusia menjauhi Allah dan ada dipihaknya karena iblis iri hati maka dia mau sebanyak-banyaknya manusia jatuh kedalam dosa, dan terus menganggu manusia sehingga kita merasa tidak nyaman. Setan/Iblis di jaman sekarang ini lebih masuk dan menyusup kedalam pikiran manusia dan mempengaruhinya dengan berbagai cara yang lebih halus dan mempesona. Gambaran iblis yang seram, menakutkan, bertanduk dan bertampang mengerikan hanya ada di film-film dari jaman dahulu , yang membuat kita takut melihat dan bertemu dengan iblis, tetapi hati-hati  Iblis yang sekarang berbeda, mereka tampil dengan begitu memukau lewat godaan wanita-wanita cantik, godaan laki-laki tampan, teknologi yang membuat kecanduan, pemujaan materi…Iblis-iblis di jaman moderen ini  tidak lagi menakutkan namun lebih menggoda, lebih menyenangkan sehingga membuat kita lebih mudah jatuh kedalam dosa. Selama kita hidup didunia bahkan sampai akhir zaman, perjuangan melawan iblis selalu ada. Kita membutuhkan kepekaan untuk mendengar yang baik karena setan terus menerus tanpa henti akan menggoda manusia.

Sesi kedua berakhir pukul 11.51 , dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, karena panitia hanya memberikan waktu 15 menit sehingga pertanyaan dari peserta hanya  dibatasi dengan 3 buah  pertanyaan.

Q1  ( Nadine ) : Apa saja  yang termasuk  7 dosa besar dan apa hukumannya bagi dosa besar dan bagaiman dengan dosa-dosa lainnya? Apakah bedanya arwah orang meninggal dengan roh yang diciptakan Allah ?

A1: Kita harus membedakan antara roh yang diciptakan oleh Allah yaitu malaikat, iblis / setan dan jiwa-jiwa (arwah) dari orang yang sudah meninggal. Malaikat  membantu kita, iblis/setan menggangu kita sehingga kita tidak nyaman dan arwah orang yang meninggal  biasanya meminta pertolongan kita untuk mendoakan jiwa-jiwa mereka. Mengenai jiwa-jiwa ini ada seminarnya sendiri. Mengenai 7 dosa besar, namanya dosa mau besar atau kecil kita sudah mengecewakan Allah.

Saat sedang menjawab pertanyaan, ada lonceng tepat pukul 12.00 dan secara spontan Pastor Robby langsung mengucapkan doa Malaikat Tuhan yang diikuti oleh umat.

Q2 ( Niko ) : Apa betul ada 7 Malaikat Agung misal salah satunya malaikat Uriel? Siapa sebenarnya Lucifer dan kenapa ada gerakan gereja setan dan sesuatu yang real seperti kerasukan?

A2 : 7 Malaikat Agung hanya ada dalam legenda karena didalam kitab suci tidak ada malaikat yang namanya Uriel. Lucifer adalah pemimpin dari bala tentara setan, hanya seperti malaikat tadi ada fungsi-fungsinya dan dia sangat ahli untuk memperdaya manusia. Beezbul adalah gambaran seorang pemimpin setan yang berpura-pura sebagai Anak Allah dengan menyembuhkan manusia tapi iblis tidak pernah gratis, ada imbalannya. Kerasukan roh jahat dan gerakan gereja setan adalah pengaruh-pengaruh iblis yang membuat dunia lebih complicated. Mana yang kerasukan setan atau mana yang termasuk histeria manusia , yang bisa membedakan keduanya adalah seorang eksorsis yang ditunjuk secara resmi oleh gereja. Dengan majunya ilmu psikologi, sekarang lebih banyak orang yang pikirannya dipengaruhi setan ketibang kerasukan setan.

Q3 (tidak menyebutkan nama) : Dalam kitab suci ada kalimat anak-anak Allah, siapakah yang dimaksud? Apakah benar itu adalah hasil perkawinan antara manusia dan malaikat-malaikat?

A3 : Malaikat dengan manusia maupun iblis dengan manusia, itu sangat tipis garis pemisahnya. Manusia adalah mahluk yang tertinggi yang diciptakan Tuhan karena mempunyai kehendak bebas, dan karena punya tubuh jasmani maka dibilang hewan yang tertinggi, serta merupakan malaikat yang terendah karena punya kebaikan namun terbatas dengan tubuh jasmaninya. Dalam kitab kejadian ada sejumlah cerita seperti legenda didalamnya, jadi adanya teori mengenai malaikat yang turun kebumi menikah dengan gadis cantik dan sejenisnya hanyalah legenda belaka.

Sesi tanya jawab selesai pada pukul 12.41 dan kemudian Frans Tan memberikan kata penutup dengan mengucapkan terimakasih, dilanjutkan dengan doa penutup yang dipimpin oleh Markus Orong dan berkat dari Pastor Robby dan diakhiri dengan lagu pujian Hati yang gembira. Dan selesailah seluruh rangkaian acara seminar Angels & Demons pada hari itu.

Hermanto Tjandra Kesuma ( Ketua Panitia  Seminar ) :

Seminar ini diprakasai oleh Pekad tapi karena Pekad tidak punya struktur jadi diserahkan kepada SKK yang menggandeng Legio Maria. Panitia seminar berjumlah 25 orang. Materi ini memang lebih cocok ke KKS tapi karena KKS banyak kegiatan seperti lomba quiz kitab suci, lomba mazmur maka di ambil alih oleh SKK. Judul diberikan oleh Pastor Robby, tema dipilih karena tema ini selalu up to date. Harapan buat umat yang mengikuti seminar agar umat lebih bagus kehidupannya terutama dalam keluarga, dan orang sekitar.

Bapak Fransiskus Tan ( Ketua Pekad ) :

Tema ini dipilih karena cocok dengan pengalaman kita menggereja, yang kadang ada konflik dalam pelayanan yang merusak hubungan dan menghambat kegiatan-kegiatan bersama. Sebetulnya tema ini adalah lanjutan rekoleksi para korwil dan kaling di sentul pada bulan juli lalu, disana pembicara dari shekinah membahas soal ini, saya pikir Pastor Robby bisa membahasnya lebih dalam, jadi saya menghubungi beliau dan Puji Tuhan beliau ada waktu tanggal 15 september ini dan langsung saya ambil tanggalnya. Secara pribadi sangat bersyukur melihat semua peserta mengikuti seminar dengan sungguh-sungguh dan antusias dengan rasa ingin tahu yang besar, kedepannya saya berharap akan lebih banyak lagi peserta untuk seminar-seminar yang diadakan. Harapan saya kepada peserta adalah agar masing-masing mengenal dirinya sendiri dan menyadari hambatan-hambatan dalam tugas melayani gereja, apakah hambatan itu datang dari luar atau dari dirinya sendiri sehingga bisa lebih baik dalam pelayanan.

Akhir kata dari penulis, semoga dengan seminar ini kita makin disadarkan terhadap peranan malaikat dalam hidup kita dan makin waspada terhadap iblis yang selalu berusaha menjauhkan kita dari Allah dan menghambat kita dalam melayani keluarga, gereja dan orang sekitar kita. …….Waspada dan berjaga-jagalah ……. Proficiat untuk Panitia atas suksesnya seminar ini dengan hanya persiapan waktu dua bulan…Bravo…Berkah Dalem. (Reporterase/Penulis/Foto: Limut, Editor: Ferdinand Lamak)