PULOGEBANG. Paroki Pulogebang Gereja Santo Gabriel menjadi tuan rumah doa Rosario Merah Putih hari ke-17 pada Sabtu, 17 Oktober 2020 pukul 20.00 wib.

Rosario merah putih merupakan agenda Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) yang diselenggarakan mulai tanggal 1-31 Oktober 2020 dan dipimpin secara bergantian oleh pastor paroki. Bagi paroki Pulogebang, Rosario Merah Putih ini merupakan pengalaman ke-2 setelah sebelumnya pada tanggal 14 Juni 2020.

Berlokasi di Gereja Santo Gabriel, Rosario disiarkan secara live streaming di channel youtube (https://youtu.be/MYbULPLmbPg), link Facebook (https://www.facebook.com/parokipulogebang/videos/2719855044902353), web Paroki Pulo Gebang (https://www.parokipulogebang.org/rosario-17-okt-2020/).

Dalam pengantarnya, pastor kepala Paroki Pulogebang Romo Aloysius Susilo Wijoyo, Pr mengajak meneladani Injil Matius 22 : 15-21 yaitu mengajak umat memberikan yang terbaik bagi gereja dan bangsa. “Kita 100% Katolik 100% Indonesia juga memberikan yang terbaik untuk gereja dan bangsa salah satunya dengan berdoa,” katanya.

“Disaat pandemi ini, bersama umat KAJ dan seluruh Indonesia, kita berdoa dengan perantaraan Bunda Maria, Bunda Gereja, Bunda Segala Suku dan Bunda Segala Bangsa,” ungkapnya.

“Hidup kadang turun dan naik, tetap bersyukur tidak akan sia-sia. Mari kita memberikan yang terbaik bagi gereja dan negara Indonesia,” pantunnya menutup pengantar.

Doa Rosario ini dipimpin oleh Romo Aloysius Susilo Wijoyo, Pr dan Romo Alphonsus Setya Gunawan, Pr serta didaraskan secara bergantian oleh para Suster Sang Timur yaitu Sr Brigitta, Sr Tarsisia, Sr Leoni, Sr Michellina, Sr Fransiska dan prodiakon Alfons Nicky Tanamal.

Dalam Rosario ini juga dilantunkan lagu-lagu devosi maria yang diciptakan oleh Romo Susilo antara lain “Santa Maria Bunda Segala Suku, Mari Memuji, Bunda Kami Datang Padamu, Maria Ratu Rosari”.

Menuai Apresiasi

Romo Susilo mengungkapkan terimakasih kepada tim liturgi, komsos, para suster, prodiakon, tim dekorasi dan semua yang mendukung dan mendoakan doa rosario ini sehingga berjalan dengan lancar.

Apresiasi juga datang dari umat paroki Cicillia Astuti (lingkungan St Stefanus/Wilayah XI). “Terimakasih Romo Susilo, Romo Gunawan, para suster Sang Timur, sie Liturgi, Komsos, Gabriella Choir dan semua saja yg sudah bekerja keras dan bekerja sama sehingga terselenggara Rosario Merah Putih malam ini. Saya juga ucapkan penghargaan yang luar biasa sehingga ibadat malam ini berlangsung dengan sangat khidmad, khusuk dan lancar,” ungkapnya.

Demikian juga Dewan Paroki Heribertus Bramundito mengungkapkan bahwa kesuksesan acara merupakan bentuk sinergi yg apik dan cantik semua pihak. “Kudos to the team,” katanya.

Ketua Komsos Christine Lerin juga mengapresiasi tim. “Terimakasih banyak atas support dan dukungan semua pihak sehingga rosario berjalan lancar. Tak lupa terimakasih juga tim dibelakang layar dan tim dekorasi sehingga altar menjadi lebih indah dan cantik. tim yg luar biasa,” ungkapnya penuh kelegaan.

 

Baca juga:  https://katoliknews.com/2020/06/03/niat-baik-dan-kerja-tim-jadi-kunci-kisah-seksi-komsos-paroki-pulogebang-melayani-di-tengah-pandemi/

Deny Kus Indarto