Pembukaan Bulan Maria dan Pesan Damai Sejahtera dari Yesus

  Berita Paroki > Berita Utama

PULO GEBANG – Bulan ini oleh gereja telah ditentukan sebagai Bulan Maria. Memasuki bulan Mei, Paroki St. Gabriel Paroki Pulogebang mengadakan misa pembukaan bulan Maria, Selasa (1/5/18) pukul 18.00 WIB. Misa Kudus ini dipersembahkan oleh Rm. A. Susilo Wijoyo, Pr.

Dalam pengantarnya Rm. A. Susilo Wijoyo, Pr mengatakan bahwa kita membuka bulan Maria bertepatan dengan Hari Buruh International yang diperingati setiap tanggal 1 Mei. Bacaan juga sesuai dengan kalender liturgi, yaitu bacaan I Kis. 14:19-28 dan bacaan Injil Yoh.14:27-31.

Romo A. Susilo Wijoyo sedang memimpin misa kudus

Sementara itu, dalam homilinya, Romo mengingatkan pesan Yesus dalam injil Yohanes yaitu ‘Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahteraKu Kuberikan kepadamu.”

“Kita harus berdamai kepada 3 pihak, yaitu : pertama, damai kepada diri sendiri (bisa menerima diri sendiri apa adanya); kedua, damai dengan orang lain (mulai dari keluarga, lingkungan, gereja, masyarakat, komunitas dan lain-lain) dan ketiga, damai dengan Tuhan (tidak menyalahkan Tuhan),”pesannya.

“Di Bulan Maria ini, kita berdoa kepada Bunda Maria melalui rosaria, novena, litani, penyerahan, intensi, dan lainnya. Kita mohon kepada Bunda Maria sebagai ratu pencinta damai agar dimampukan untuk berdamai dengan diri sendiri, sesama dan Tuhan,”ungkapnya mengakhiri homili.

Selesai Misa, dilanjutkan dengan arak-arakan prosesi lilin diawali petugas liturgi diikuti umat dengan membawa lilin menyala. Prosesi dimulai dari gedung gereja menuju rumah doa Maria Ratu Rosari sambil menyanyikan lagu Ave Maria bersama koor dari lingkungan Alfonsus dan Agustinus.

Setelah umat berkumpul di rumah doa, Rm. A. Susilo Wijoyo, Pr kemudian memberkati patung-patung Bunda Maria dari lingkungan-lingkungan yang sebelumnya sudah ditempatkan di rumah doa itu. Romo berpesan, patung-patung yang sudah diberkati nantinya bisa digunakan sebagai sarana berdoa rosario di lingkungan masing-masing. Prosesi selesai, petugas liturgi kembali ke sakristi dan umat dipersilakan berdoa di rumah doa atau pulang dengan penuh damai.

Misa dan prosesi pembukaan bulan Maria dihadiri cukup banyak umat, berjalan lancar dan dilayani oleh Legio Maria. Selamat Menyambut Bulan Maria. Tuhan memberkati. (Penulis : Deny Kus Indarto, Foto: Juan Constantine, Editor: Ferdinand Lamak)

Klik disini untuk melihat foto-foto: Misa Pembukaan Bulan Maria, Mei 2018 di Paroki Santo Gabriel, Pulo Gebang