Pulogebang. Sebagai wujud belarasa untuk merawat toleransi antar umat beragama, Gereja Santo Gabriel Pulogebang turut berpartisipasi saat Hari Raya Idul Adha 31 Juli 2020.

Melalui seksi HAAK, Gereja Santo Gabriel menyumbangkan empat ekor kambing. Dua ekor kambing untuk masjid di RW sekitar diserahterimakan kepada perwakilan RW 12 Franky dan perwakilan RW 11 Pian.

Adapun 2 ekor kambing lainnya diserahkan untuk karyawan gereja yang beragama Islam. Pemotongan dua ekor kambing untuk karyawan gereja dilakukan di komplek Gereja Santo Gabriel Pulogebang (31/7). Pemotongan mengikuti tata cara agama Islam dan dilakukan secara swadaya oleh karyawan gereja. Saat pemotongan hewan kurban disaksikan langsung oleh Pastor Gereja Santo Gabriel Romo Aloysius Susilo Wijoyo, Pr dan Romo Alphonsus Setya Gunawan, Pr serta umat gereja.

 

Salah satu karyawan gereja Roni, mengucapkan terimakasih atas perhatian gereja. “Terimakasih kepada Romo dan Dewan Paroki, setiap tahun gereja rutin berpartisipasi menyumbangkan hewan kurban untuk dibagikan kepada keluarga karyawan,” kata Roni. 

Romo Aloysius Susilo Wijoyo, Pr mengungkapkan bahwa gereja ingin berbela rasa dan bersehati dengan masyarakat sekitar. “Saat Idul Adha, gereja ingin bersehati dan berbelarasa dengan saudara kita yang muslim dengan menyumbangkan hewan kurban untuk masjid sekitar juga untuk keluarga karyawan yang beragama muslim,” kata Romo Susilo.

 “Selamat Idul Adha, semoga kita dimampukan juga untuk berkorban, baik waktu, tenaga, pikiran dan sebagian rezeki kita untuk sesama yang membutuhkan,”ungkap Romo Susilo.

 

DenyKus